Halo Sobat Belajar MTK. Istilah dalam ilmu matematika “ rumus teorema phytagoras” pastinya sudah akrab di telinga Anda. Bisa dipastikan saat Anda mengenyam bangku sekolah mata pelajaran geometri ini sudah Anda dapatkan. Atau mungkin saja saat ini Anda sedang mempelajari topik tersebut, makanya Anda bisa sampai di halaman website kami ini.
- Apa yang Dimaksud Teorema Phytagoras?
Sebelum kita membahas tentang teori dan contoh-contoh soalnya, pertama-tama yuk kenali lebih dekat apa sih yang disebut dengan teorema phytagoras. Nah bila menilik dari definisinya, teorema phytagoras adalah suatu teori yang menjelaskan tentang keterkaitan dalam geometri Euklides yang mengukur tiga sisi dari sebuah segitiga siku-siku. Dengan menggunakan teori ini, kita jadi bisa mengukur dan menentukan panjang dari sisi segitiga siku-siku apabila kedua panjang dari dua sisi yang lain diketahui. Oya, buat Anda yang belum tahu, teori atau ilmu ini diciptakan oleh seorang ahli matematika sekaligus seorang filsuf berdarah Yunani yaitu Phytagoras pada abad ke-6 SM.
- Rumus Teorema Phytagoras dan Contoh Soalnya
Dan tanpa dijelaskan pun, Anda pastinya sudah mengetahui kan seperti apa penampakan dari segitiga siku-siku ini. Salah satu karakteristik khas dari segitiga siku-siku adalah adanya sudut segitiga yang memiliki nilai sudut 90o. Untuk menghitung sisi segitiga siku-siku dengan menggunakan teorema phytagoras, maka inilah rumus yang digunakan:
a2+b2 = c2
Nah, untuk lebih jelasnya, silakan lihat gambar segitiga siku-siku di bawah ini.
Misalnya terdapat soal seperti ini:
Di dalam soal gambar tersebut, Anda mengetahui panjang alas segitiga siku-siku b adalah 8 sedangkan sisi tegak segitiga a adalah 6. Yang belum diketahui adalah sisi miring dari segitiga yaitu sisi AC. Untuk menemukannya, inilah penjabaran rumus yang digunakan.
a2+b2 = c2
62+82= c2
36+64 = c2
c = √100
c = 10
Lalu bagaimana jika yang ditanyakan adalah sisi segitiga b misalnya? Maka rumus phytagoras yang digunakan akan sedikit berbeda dibandingkan rumus sebelumnya. Untuk lebih mudahnya, simak yuk soal berikut ini:
Dari melihat gambar tersebut, Anda mengetahui bahwa sisi a memiliki nilai 6, sedangkan kali ini kita mengetahui sisi miring dari segitiga bernilai 10. Sekarang pertanyaannya adalah, bagaimana cara mengetahui nilai dari sisi alas segitiga yang ditandai dengan huruf b?
Untuk memecahkan masalah tersebut, inilah rumus yang harus digunakan.
b2 = c2 – a2
b2 = 102 – 62
b2 = 100 – 36
b = √64
b = 8
Mudah sekali, kan? Selain digunakan sebagai rumus untuk menghitung segitiga siku-siku, teorema phytagoras juga bisa digunakan untuk mencari panjang diagonal dari sebuah persegi lho. Inilah rumus yang digunakan:
AC2 = AB2 + BC2
Atau
AC2 = AD2 + CD2
Untuk memperdalam pemahaman Anda, simak yuk contoh soal berikut:
Misalnya terdapat sebuah persegi panjang ABCD dengan panjang 8 cm dan lebar 6 cm. Nah, sekarang tentukanlah panjang garis diagonal dari persegi tersebut.
Sudahkah Anda menemukan jawabannya? Dengan mengaplikasikan rumus phytagoras maka rumus penyelesaian menjadi:
d2 = p2 + l2
d2 = 82 + 62
d2 = 64 + 36
d = √100
d = 10.
Dari penghitungan rumus di atas, kita akhirnya mengetahui bahwa panjang dari garis diagonal persegi panjang tersebut adalah 10 cm.
Nah, semoga penjelasan singkat mengenai rumus teorema phytagoras sekaligus contoh-contoh soalnya diatas semakin mempermudah pemahaman Anda terkait pelajaran ini.
Baca juga : Rumus Volume Limas Segiempat dan Luas Permukaannya
Selamat belajar MTK (Matematika) Itu Mudah.
Pingback: Rumus Menghitung Kecepatan dan Contoh Soal
Pingback: Macam-Macam Jenis Sudut Serta Penjelasan Lengkapnya
Nah ini penjelasannya lengkap dan mudah di mengerti. Ada kalkulatornya juga lagi. Terimakasih sudaj membantu
sama -sama
Pingback: Sifat-Sifat Bangun Datar Segi Tiga Dan Rumusnya Serta Contoh Soalnya